Hibah Toray sudah Dibuka. Sekarang giliran anda
ITSF Science & Technology Research Grant buka sampai 31 Agustus 2026. Dana sampai Rp50 juta untuk riset sains murni, dari salah satu jaringan hibah swasta tertua di Asia, yang sudah melahirkan pemenang Nobel.
Satu yayasan Jepang, lima negara, enam Nobel.
Toray Science Foundation berdiri di Jepang tahun 1960. Enam penerima hibah atau penghargaannya sejak itu pulang membawa Nobel. Yayasan ini lalu membuka cabang sejenis di Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Korea Selatan, semuanya masih aktif memberi hibah tahunan sampai sekarang. ITSF adalah cabang Indonesia dari jaringan itu, dan STRG adalah salah satu programnya.
BINUS sudah pernah masuk 18 besar nasional.
Di siklus 2025 (Program ke-32), 18 dari sekian ratus proposal se-Indonesia lolos komite seleksi ITSF. Dua di antaranya dari dosen BINUS, resmi tercatat di daftar penerima STRG yang dipublikasikan ITSF.
Enam syarat, dibaca persis seperti tertulis di panduan resmi.
Diterjemahkan langsung dari panduan resmi ITSF STRG 2026, tanpa disederhanakan, supaya tidak ada asumsi meleset di tahap administratif.
- A
Pengusul adalah Principal Investigator (PI) dari tim riset beranggotakan minimal 2 peneliti: 1 PI ditambah minimal 1 co-investigator.
- B
PI dan seluruh co-investigator adalah peneliti muda Indonesia berusia di bawah 45 tahun per 1 Januari 2027. Batas usia berlaku untuk PI maupun co-investigator, bukan PI saja.
- C
PI dan co-investigator berdomisili di Indonesia dan aktif meneliti atau berinovasi berbasis sains di bidang Sains dan Teknologi, tidak termasuk matematika, kedokteran klinis, dan ilmu sosial.
- D
Satu PI hanya boleh mengajukan 1 proposal dalam tahun fiskal yang sama.
- E
Kandidat hanya boleh menerima STRG maksimal dua kali, tidak pada tahun yang berturut-turut. Penerima kedua kalinya wajib mengajukan proposal yang merupakan lanjutan dari riset sebelumnya.
- F
Riset harus dilaksanakan terutama di Indonesia.
Topik penelitian matematika murni, kedokteran klinis, dan ilmu sosial tidak memenuhi syarat.
Rp50 juta adalah plafon, bukan rata-rata.
Total pagu ITSF untuk STRG 2026 sekitar Rp700 juta, dibagi ke seluruh proposal yang disetujui. Rp50 juta itu plafon atas untuk riset satu tahun, bukan angka yang otomatis cair ke setiap proposal.
- Tidak boleh dipakai untuk gaji atau honorarium tim peneliti dalam bentuk apa pun.
- Anggaran dipecah ke tiga kategori: peralatan kecil, bahan habis pakai (consumables), dan pengeluaran lain, masing-masing dengan justifikasi rinci.
- Biaya peralatan kecil maksimal 20% dari total anggaran, dan tidak boleh dipakai untuk pengadaan instrumen atau peralatan modal.
- Jika total kebutuhan riset melebihi dana yang diajukan ke ITSF, proposal wajib menjelaskan sumber penutup selisihnya, misalnya proyek riset lain yang berjalan paralel.
- Pajak atas hibah ditanggung oleh ITSF, bukan penerima.
Tiga nama ini yang akan membaca proposal Anda.
Menulis untuk audiens yang tepat dimulai dari tahu siapa yang duduk di meja penilai. Ini komite seleksi STRG ITSF, sesuai panduan resmi dan laman ITSF.
Keputusan akhir disahkan oleh Dewan Direktur ITSF, diketuai Dr. Laksana Tri Handoko, dengan Mr. Akihiro Nikkaku (Chairman Toray Industries Jepang) sebagai Ketua Kehormatan. Komite ini condong ke biologi molekular, teknik kimia, dan mikrobiologi laut, tapi daftar pemenang dua tahun terakhir tetap penuh fisika material, elektronika, dan farmasi.
Siapa yang biasanya lolos, dan dari mana.
Dipetakan dari daftar resmi 18 penerima STRG yang dipublikasikan ITSF untuk siklus 2024 (Program ke-31) dan 2025 (Program ke-32).
› Lihat 18 penerima lengkap, 2025
| Nama | Institusi | Judul Riset |
|---|---|---|
| Yanoar Pribadi Sarwono, Ph.D. | BRIN | STO-Lib: Software Framework for Slater Orbital Basis Optimization on NISQ Quantum Computers |
| Dr. Riri Jonuarti, M.Si. | Univ. Negeri Padang | First-Principles Investigation of g-C₃N₄/TM-Doped Fe₂O₃ Z-Scheme Heterojunctions |
| Endang Rahmat, S.T., Ph.D. | BINUS | Chromosome-level WGS of "Temulawak" Medicinal Plant (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) |
| Shella P. Santoso, S.T., Ph.D., IPM. | UKWMS Surabaya | Valorization of Curtain Ivy Biomass into Cellulose-Based Hydrogels |
| Christian Harito, S.T., Ph.D. | BINUS | Nitrogen-Doped Graphene Conductive Inks for Flexible Electronics via Direct Ink Writing |
| Dr. apt. Ratna Annisa Utami | ITB | Gliadin-Derived Peptides for Enhanced Cell Permeability |
| Ir. Rendy Muhamad Iqbal, Ph.D. | Univ. Palangka Raya | Surface-Engineered PVDF Membrane for Peat Water Reclamation |
| Peni Ahmadi, Ph.D. | BRIN | New Anticancer Lead Compound from Marine Sponge Plakortis sp. |
| Ainul Maghfirah, Ph.D. Eng. | ITB | MXene Nanosheets Modified by Ionic Liquid for Wastewater Treatment |
| Dr. Eng. Rachmawati, S.T., M.Eng. | ITB | Advanced Nanocomposite Coating for High-Voltage Insulators |
| Dr. Supatmi, M.Biotech | BRIN | Lignin Gene Expression in Pongamia pinnata for Biofuel Residue Valorization |
| Dr. rer. nat. Isom Hilmi, S.Si., M.Biotech. | Univ. Ahmad Dahlan | Corona Plasma-Assisted Germination of Rare Orchid Seeds for Conservation |
| apt. Eka Noviana, Ph.D. | UGM | Genetic Algorithm-Driven Design of β-Lactoglobulin Aptamer for Milk Allergen Testing |
| Prof. I Wayan G. A. Karang, Ph.D. | Univ. Udayana | ATLAS-IWs: AI-Based Digital Atlas of Internal Solitary Waves for Maritime Safety |
| Nawwal Hikmah, S.Si., M.Sc. | Univ. Lambung Mangkurat | Alaban Wood-Derived Bio-Carbon Black for Li-Ion NMC Cathodes |
| Roni P. Saputra, Ph.D., DIC. | BRIN | On-Device Tactile Intelligence for Low-Cost Prosthetic Hands |
| Dr. Suriati Eka Putri, S.Si., M.Si. | Univ. Negeri Makassar | Modification of Porous Ceramic Catalyst to Increase Biodiesel Efficiency |
| Rikno Harmoko, Ph.D. | BRIN | CRISPR/Cas9-Mediated RDR1 Knockout in Nicotiana tabacum |
› Lihat 18 penerima lengkap, 2024
| Nama | Institusi | Judul Riset |
|---|---|---|
| Melati Septiyanti, M.T. | BRIN | Antioxidant Activity of Sungkai Leaves Extract Using Natural Deep Eutectic Solvents |
| Dr. Sc. Bangun Satrio Nugroho, M.Sc. | BRIN | All-Graphene Iron-Air Battery: Reversible Rusting for Next Battery Generation |
| Ir. Jindrayani Nyoo Putro, Ph.D., IPM. | UKWMS Surabaya | Durian Seed and Chitosan as Polyelectrolyte Complex for Bioimaging |
| Ika Dewi Wijayanti, S.T., M.Sc., Ph.D. | ITS | Electro-Spun Nanofiber Self-Healing Coating for Anti-Corrosion |
| Syahril Siregar, S.Si., M.Sc., Ph.D. | UI | Deep Learning-Based Segmentation of Breast Cancer Lesions in Ultrasound Imaging |
| Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. | UGM | Yeast Bioengineering for Lipid-Based Energy Production from Rhodotorula glutinis |
| Dr. Husain, S.Si., M.Si. | UNM Makassar | Fe3O4NPs/rGO-Infused Paint for Submarine Hulls with Radar Absorption |
| Dr. Ima Mulyama Zainuddin | BRIN | Lectin Proteins from Chitosan-Coated Banana as Cancer Biomarker Candidates |
| Dr. Aqwin Polosoro, S.Si., M.Sc. | BRIN | Genome Editing Plasmid for SrFT Gene Knockout to Optimize Steviol Production |
| Adhi Dwi Hatmanto, Ph.D. | UGM | Chitosan/Polyaniline Quasi Solid Electrolyte for Dye-Sensitized Solar Cells |
| Iwan Darmadi, Ph.D. | BRIN | Nanoplasmonics-Fiber Optics Sensor for Rechargeable Battery Cell Sensing |
| apt. Candra D. Hamdin, S.Farm., M.Sc., Ph.D. | Univ. Mataram | Brucea javanica Extract Effectivity on Vascular Stenosis in Mice |
| Dr. Eng. Ir. Yorina S. F. Lantang, M.Eng. | ITB | Thermal Aging Effect on Sigma Phase Formation in Super Duplex Stainless Steel |
| Dr. Eng. Dani Permana, S.Si., M.Si. | BRIN | Post-Translational Modifications of Staphylokinases from Indonesian S. aureus |
| Dr. Lia Aprilia | BRIN | Non-Invasive Glucose Detection Using Polydopamine-Functionalized Microcantilevers |
| Ir. Erni Dwi Puji Setyowati, M.Sc. | Univ. Palangka Raya | Ointment Based on Red Palm Oil and Fish Oil Extract as Wound Healing Treatment |
| Dr. Windri Handayani | UI | Toxicological Assessment of Biogenic Ag Nanoparticles on Rice and Corn |
| Dr. apt. Hegar Pramastya | ITB | Genome Wide Effect of Mevalonate Pathway Expression in Bacillus subtilis |
Rilis BRIN soal STA/STRG ITSF, sekitar 2016, menyebut 18 proposal terpilih dari 158 yang masuk, rasio sekitar 11%. Data lama, dan jumlah pendaftar bisa beda jauh tiap tahun, tapi ini indikasi programnya kompetitif, bukan hibah yang gampang.
Setiap bagian proposal punya batas kata sendiri.
Diambil persis dari Nomination Form ITSF STRG 2026, halaman 3 sampai 13. Ini penilaian administratif, jadi pelanggaran kecil bisa menggugurkan proposal sebelum dibaca komite.
| Bagian Formulir | Batas | Isi yang diminta |
|---|---|---|
| Surat rekomendasi institusi | Maks 250 kata | Dari Dekan Fakultas atau Direktur Lembaga Riset, bukan dari PI sendiri. |
| Judul proposal riset | Maks 20 kata | Judul ringkas dan spesifik. |
| Abstrak riset | Maks 200 kata | Tujuan spesifik, hipotesis, dan metode. |
| Ringkasan teknologi | Maks 100 kata | Empat poin wajib: teknologi kunci, tujuan, hasil yang diharapkan, dampak. |
| A. Pendahuluan | Maks 500 kata | Tujuan riset, state of the art global, status riset di Indonesia, kontribusi yang diharapkan. |
| B. Metodologi | Maks 1.000 kata | Metode dan pendekatan, justifikasi rencana, referensi relevan. Riset dengan subjek hewan/manusia wajib persetujuan etik. |
| C. Road Map | Maks 500 kata | Posisi riset dalam program kelompok, capaian sebelumnya, arah ke depan, riwayat pendanaan lain, peran tiap anggota tim. |
| D. Aspek unik riset | Maks 200 kata | Apa yang membedakan riset ini dari yang sudah ada. |
- Pas foto PI (ditempel di formulir)
- Rincian anggaran per 3 kategori + justifikasi
- Daftar pustaka format resmi, sitasi in-text harus muncul di daftar pustaka dan sebaliknya
- Pernyataan capaian PI dan co-researcher terkait proyek ini
- Disclosure pendanaan lain 2023 sampai 2025 (Ya/Tidak, plus rincian bila Ya)
- CV PI: asal universitas, tahun lulus, gelar, judul tesis/disertasi
- Salinan abstrak tesis/disertasi PI
- Rekam jejak: publikasi, hibah riset sebelumnya, penghargaan, mahasiswa bimbingan
- Scan berwarna seluruh formulir, bukan hitam-putih
- Seluruh lampiran dalam format PDF, dikirim via Google Form bit.ly/ITSF-STRG
Enam hal yang RTT baca dari formulir dan pola pemenang.
Ekstrapolasi RTT dari struktur formulir resmi, latar belakang komite, dan pola pemenang dua siklus terakhir, bukan panduan resmi ITSF. Bahan diskusi dengan calon PI, bukan janji lolos.
Metodologi dapat porsi kata dua kali lipat Pendahuluan.
1.000 kata untuk Metodologi, 500 untuk Pendahuluan. Bobot penilaian ada di kerangkuan metode, bukan narasi latar belakang. Jangan habiskan jatah kata melatarbelakangi hal yang sudah dipahami bersama di bidang itu.
Road Map bukan formalitas, tapi bukti keberlanjutan.
Bagian ini secara eksplisit minta capaian riset sebelumnya dan riwayat pendanaan lain. Proposal tanpa jejak riset sebelumnya akan terbaca sebagai proyek dadakan, bukan program yang berkelanjutan.
Komite condong ke biologi molekular, kimia, dan mikrobiologi laut, tapi bidang lain tetap lolos tiap tahun.
Kalau proposal Anda di luar rumpun itu, seperti elektronika, material, robotika, atau kimia komputasi, tulis Pendahuluan seolah pembaca bukan spesialis di sub-bidang Anda. Jelaskan istilah kunci seperlunya, tanpa terasa menggurui.
Anggaran realistis lebih meyakinkan daripada anggaran mentok plafon.
Rp50 juta itu batas atas, bukan target. Anggaran ketat dan terjustifikasi detail biasanya lebih kredibel di mata reviewer dibanding anggaran yang menembus plafon tanpa rincian kuat.
Track record ikut dinilai, bukan sekadar syarat administratif.
Dua pemenang BINUS di 2025 sama-sama sudah punya jejak publikasi terindeks sebelum mengajukan. Bagian CV dan capaian sebelumnya perlu disiapkan sekuat riset itu sendiri, bukan diisi seadanya di menit terakhir.
Surat rekomendasi sering jadi bottleneck terakhir, bukan bagian ilmiah.
Surat ini datang dari Dekan atau Direktur, bukan dari PI, dan dibatasi 250 kata. Siapkan draf argumennya jauh sebelum tenggat, bukan di minggu terakhir Agustus.
31 Agustus 2026 lebih dekat dari yang terasa begitu surat rekomendasi masuk antrean.
Tim RTT bisa bantu cek kesesuaian bidang, susun argumen Road Map, dan koordinasi surat rekomendasi dari Dekan/Direktur sebelum berkas dikirim.
Kontak internal Tim RTT untuk konsultasi proposal: [ISI: alamat email/kontak person Tim RTT]